Masykur Rahmatillah
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Apam dalam Masyarakat Aceh: Analisis Modal Sosial, Living Islam dan Hukum Islam Kamil Azhary; Muliadi Kurdi; Masykur Rahmatillah; Haikal Balyanda; Al Kausar Al Kausar
MASILE Vol 7 No 1 (2026): Masile Jurnal Studi Ilmu Keislaman
Publisher : Insitut Pesantren Babakan cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1213/10.1234/vol3iss2pp230

Abstract

Apam merupakan salah satu warisan kuliner tradisional yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Aceh karena tidak hanya berfungsi sebagai makanan khas daerah, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi budaya yang berkaitan erat dengan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan apam dalam tradisi masyarakat Aceh serta menganalisis implikasinya terhadap kehidupan sosial dan agama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber tertulis berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa apam berfungsi sebagai instrumen modal sosial yang mampu memperkuat kohesi sosial melalui nilai gotong royong, solidaritas, kepercayaan, dan partisipasi masyarakat. Dalam perspektif Living Islam, tradisi apam menjadi media internalisasi nilai-nilai Islam seperti sedekah, ukhuwah Islamiyah, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Sementara itu, dalam perspektif hukum Islam, tradisi apam dapat dikategorikan sebagai 'urf shahih karena mengandung kemaslahatan dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa apam merupakan bentuk integrasi antara budaya lokal dan ajaran Islam yang berkontribusi dalam menjaga identitas budaya Aceh sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.