Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Study Mixed Methods: Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Digital Terhadap Pemahaman Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil di Balai Pelatihan Kesehatan Mataram Tahun 2026 arif rahman
Jurnal Widyaiswara Indonesia Vol. 6 No. 01 (2025): Maret 2025
Publisher : Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56259/jwi.v6i01.391

Abstract

Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) merupakan tahapan strategis dalam pembentukan kompetensi aparatur sipil negara. Di tengah transformasi menuju pembelajaran daring, penelitian mengenai efektivitas media pembelajaran interaktif digital di lingkungan pelatihan kesehatan masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif digital terhadap pemahaman peserta Latsar CPNS di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Tahun 2026, serta mengeksplorasi pengalaman dan kendala yang dihadapi peserta. Menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, data kuantitatif dikumpulkan melalui survei terhadap 60 peserta dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, yang kemudian diperdalam melalui analisis kualitatif berbasis Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman peserta dengan nilai koefisien determinasi sebesar 60,3%. Temuan kualitatif mendukung hasil tersebut, di mana media interaktif mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, dan membantu peserta mengaitkan materi dengan agenda aktualisasi di unit kerja. Meskipun demikian, kendala teknis berupa stabilitas jaringan internet dan manajemen waktu masih menjadi hambatan utama. Sebagai rekomendasi, pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif serta penerapan model blended learning perlu dipertimbangkan untuk mengoptimalkan efektivitas Latsar CPNS di masa mendatang. The Basic Training for Civil Servant Candidates (Latsar CPNS) is a strategic stage in the formation of the competence of state civil servants. In the midst of the transformation towards online learning, research on the effectiveness of digital interactive learning media in health training environments is still very limited. This study aims to analyze the influence of the use of digital interactive learning media on the understanding of CPNS Latsar participants at the Mataram Health Training Center (Bapelkes) in 2026, as well as explore the experiences and obstacles faced by participants. Using a mixed methods approach with a sequential explanatory design, quantitative data was collected through a survey of 60 participants and analyzed using simple linear regression, which was then deepened through a qualitative analysis based on Focus Group Discussion (FGD). The results of the quantitative research show that the use of digital interactive learning media has a positive and significant effect on participants' understanding with a determination coefficient value of 60.3%. Qualitative findings support these results, where interactive media is able to increase motivation, activeness, and help participants relate the material to the actualization agenda in the work unit. However, technical obstacles in the form of internet network stability and time management are still major obstacles. As a recommendation, the development of innovative learning strategies and the application of blended learning models need to be considered to optimize the effectiveness of Latsar CPNS in the future.