Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Persahabatan Terhadap Kesepian Pada Dewasa Awal Mutiara Salsabila Haryani; Ditta Febrieta; Lenny Utama Afriyenti
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v4i2.1777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas persahabatan terhadap kesepian pada dewasa awal di. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 300 dewasa awal di Kota Bekasi berusia 18-25 tahun yang memiliki sahabat dan dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kualitas persahabatan dan skala kesepian. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas persahabatan berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kesepian pada dewasa awal dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,204 menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan lemah, sedangkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,042 menunjukkan bahwa kualitas persahabatan memberikan kontribusi sebesar 4,2% terhadap kesepian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas persahabatan, maka semakin rendah tingkat kesepian yang dirasakan. Namun, kesepian tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas persahabatan, tetapi juga oleh faktor lain seperti self-esteem, penyesuaian diri, kepercayaan diri, dan dukungan sosial.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Di Mts Adinda Khoirunnisa Nur; Ditta Febrieta; Lenny Utama Afriyenti
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v4i2.2100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap kemandirian belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri atas 150 siswa MTs. Data dikumpulkan menggunakan skala motivasi belajar dan skala kemandirian belajar, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar siswa (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,600 menunjukkan bahwa motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 60,0% terhadap kemandirian belajar siswa, sedangkan 40,0% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi belajar merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Oleh karena itu, upaya peningkatan motivasi belajar perlu dilakukan untuk mendukung berkembangnya kemandirian belajar siswa.  
Hubungan Antara Kontrol Diri dan Pembelian Impulsif Merchandise K-Pop pada Penggemar K-Pop di Fase Emerging Adulhoodasa Penggemar K-Pop Hanna Aqeela Humayra; Ditta Febrieta; Lenny Utama Afriyenti
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 4 No. 3 (2026): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v4i3.2132

Abstract

The Korean Wave phenomenon has increased the purchasing of K-Pop merchandise, particularly among emerging adults, which may encourage impulsive buying behavior. This study aimed to examine the relationship between self-control and impulsive buying in purchasing K-Pop merchandise among emerging adult K-Pop fans. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. Participants consisted of 139 K-Pop fans aged 18–25 years who were recruited through purposive sampling from a K-Pop fan WhatsApp community in Indonesia. All participants had previously purchased K-Pop merchandise. Self-control was measured using the Brief Self-Control Scale (BSCS) developed by Tangney et al. (2004) (Cronbach's α = 0.787), while impulsive buying was measured using a scale based on the dimensions proposed by Verplanken and Herabadi (2001) (Cronbach's α = 0.899). Because the data did not meet the normality assumption, Spearman's rank correlation was used as the primary analysis with JASP software. The mean self-control score was 43.72 (SD = 6.91), while the mean impulsive buying score was 43.01 (SD = 11.17). The results showed a very weak positive and non-significant relationship between self-control and impulsive buying (ρ = 0.062, p = 0.471). These findings indicate that self-control was not significantly associated with impulsive buying of K-Pop merchandise among emerging adult K-Pop fans in this study, suggesting that other factors may play a greater role in explaining impulsive buying behavior.