p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ngabdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengoptimalkan Keuntungan UMKM melalui Pengelolaan HPP, Kemasan Produk, Laba Rugi, dan Margin Keuntungan PUTRI DISTRIANI; Novia Susanti
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/66zmhj72

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) often face challenges in determining appropriate selling prices due to limited understanding of comprehensive cost of goods manufactured (COGM) calculations, packaging costs, profit and loss analysis, and profit margin determination. The community service training program entitled optimizing MSME Profits through the management of cost of goods manufactured (COGM), product packaging, profit and loss, and profit margins aimed to enhance the knowledge and skills of MSME owners in managing production costs and developing pricing strategies to improve business competitiveness. The training methods included lectures, interactive discussions, case studies, and hands-on exercises in calculating COGM, packaging costs, profit and loss, and profit margins based on the participants' products. Program evaluation was conducted through observations of participant engagement and their ability to complete case study exercises. The results indicated a significant improvement in participants' understanding of production cost components, the importance of selecting appropriate packaging based on product characteristics and target markets, and the ability to determine selling prices based on COGM and desired profit margins. In addition, participants demonstrated improved competence in analyzing profit and loss statements as a basis for business decision-making. This training is expected to assist MSMEs in implementing better financial management practices, improving cost efficiency, setting rational selling prices, and strengthening business sustainability.
PENGUATAN KETERAMPILAN HARD SKILLS DAN SOFT SKILLS MAHASISWA MELALUI KUNJUNGAN INDUSTRI DI PTPN I REGIONAL 7 KOTA PAGAR ALAM PUTRI DISTRIANI; Inka Rizki Padya; Anggia Martiana
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/z6mxez68

Abstract

Dinamika dunia industri modern menuntut lulusan perguruan tinggi untuk menguasai keselarasan antara hard skills dan soft skills agar mampu beradaptasi di lingkungan kerja. Sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan kompetensi tersebut, program kunjungan industri diselenggarakan guna menyajikan pengalaman belajar langsung di lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengonfirmasi peningkatan aspek teknis (hard skills) sekaligus interpersonal (soft skills) mahasiswa melalui kunjungan kerja ke PTPN I Regional 7 Kota Pagar Alam. Program ini menerapkan metode Pendidikan Masyarakat yang diintegrasikan dengan pendekatan partisipatif serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Rangkaian aktivitas dimulai dari tahap persiapan, pemaparan materi, peninjauan langsung operasional pabrik, ruang diskusi interaktif, hingga evaluasi akhir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan pengisian instrumen evaluasi, yang selanjutnya dibedah menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman mahasiswa terkait alur produksi, adopsi teknologi, manajemen mutu, serta implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Di samping itu, kapasitas komunikasi, kolaborasi tim, penalaran kritis, dan rasa percaya diri mahasiswa turut terstimulasi secara positif melalui dialog interaktif dengan praktisi. Kunjungan industri terbukti menjadi instrumen pembelajaran kontekstual yang efektif dalam menyelaraskan teori akademis dengan realita praktis. Kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan sektor industri mutlak diperlukan demi mencetak sumber daya manusia yang adaptif, unggul, dan kompetitif di pasar kerja.