Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang perempuan pencari nafkah, mendeskripsikan peran ketahanan, serta dampak ketahanan terhadap keluarga perempuan pencari nafkah di Dusun III, Desa Sumber Makmur, Kabupaten Batubara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang yang mendorong perempuan untuk mencari nafkah tidak hanya disebabkan oleh tekanan ekonomi, tetapi juga didorong oleh keinginan untuk mandiri secara finansial dan sebagai bentuk aktualisasi diri, kemudian didorong oleh pengalaman atau keterampilan serta pengaruh lingkungan setempat. Meskipun mereka juga mencari nafkah, hal itu bukanlah alasan utama mereka meninggalkan status sebagai ibu rumah tangga. Mereka tetap mengurus pekerjaan rumah tangga, anak-anak, dan suami. Inilah yang memunculkan ketangguhan dalam diri mereka, bagaimana mereka harus mampu mengatur antara kehidupan yang sibuk dan urusan rumah tangga. Konstruksi sosial tradisional yang mereka hadapi tidak menjadi hambatan bagi mereka untuk keluar dari zona nyaman sebagai perempuan dan istri yang selalu ditempatkan di ranah dapur, sumur, dan tempat tidur. Tentu saja, dampak dari ketangguhan mereka adalah mereka merasa kurang lelah dan memberikan dampak positif di mana mereka semakin terlibat, kemampuan dan pemberdayaan mereka mulai diakui baik di dalam keluarga maupun lingkungan sekitar, dan kehidupan sibuk para perempuan pencari nafkah tidak mengurangi keharmonisan keluarga mereka