Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kapasitas Mahasiswa dalam Bidang Media dan Publikasi Melalui Kuliah Media Nurul Azizah
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v7i1.2662

Abstract

Kegiatan Kuliah Media merupakan program pengembangan kapasitas Mahasiswa dalam bidang media dan publikasi yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Al-Qolam Malang Periode 2026–2027 bekerja sama dengan Media Center Universitas Al-Qolam Malang. Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kompetensi teknis anggota divisi media HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) dalam bidang pengelolaan media digital, penulisan berita, desain grafis, fotografi, dan videografi, khususnya di tengah tantangan transisi kepengurusan yang seringkali tidak disertai transfer pengetahuan yang memadai. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 30 April–1 Mei 2026 di Auditorium Universitas Al-Qolam Malang dengan menggunakan pendekatan partisipatif praktis yang memadukan ceramah interaktif, workshop, demonstrasi, dan praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis di seluruh bidang materi yang diberikan. Selain itu, kegiatan ini berhasil membangun sinergi antara media HMPS dan Media Center kampus sehingga standar publikasi organisasi menjadi lebih selaras dengan stadar dokumentasi dan publikasi resmi universitas. Kegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan kapasitas media mahasiswa yang berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas publikasi dan citra Universitas Al-Qolam Malang di mata publik.
Feodalisme Pesantren dalam Pemberitaan Media Massa: Analisis Framing Perspektif Dakwah Nurul Azizah
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v7i1.4612

Abstract

Feodalisme pesantren merupakan istilah yang menggambarkan kritik terhadap hubungan hierarki antara kiai dan santri di pesantren. Dimana praktik pengabdian dan ketaatan santri terhadap kiai disalah artikan sebagai system feodal. Penelitian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana media massa membingkai isu feodalisme dalam pesantren melalui pendekatan analisis framing, serta melihat bagaimana perspektif dakwah dapat menjadi alat kritis dalam menilai konstruksi pemberitaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif interpretatif.  Sumber data berasal dari dua berita yang diunggah oleh Media Online Kumparan pada tanggal 23 April 2025 dan tanggal 27 Mei 2025. Kemudian kedua berita tersebut akan peneliti analisis menggunakan Teknik analisis framing model Robert and Entman.    isu feodalisme pesantren yang dilakukan oleh media kumparan menunjukkan bahwa secara dakwah media kumparan telah melakukan aktivitas dakwah bil-qolam (tulisan) yang sesuai dengan nilai-nilai sakwah islam, yakni hikmah (kebijaksanaan), mau‘izhah hasanah (nasihat yang baik), dan taujih (bimbingan moral). Dibalik panasnya isu tentang feodalisme pesantren, media kumparan hadir dengan narasi pembingkaian yang proporsional, memberikan pengertian tentang dunia pesantren secara teoritis dan praktis, agar masyarakat memahami bahwa sistem pesantren adalah bentuk khas pendidikan Islam Nusantara yang tak bisa disamakan begitu saja dengan model Barat.