Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edu Resin: Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Pembuatan Produk Edukatif Berbahan Resin Bertema Lingkungan Abdul Rahman Sidiq Sidiq; Oshlifin Rucmana Saud Saud; Fenny Putri Mariani Sofyan Sofyan; Andi Nugroho Nugroho; Tya Rahmasari Sulistianto Sulistianto; Ainun Zalsabila Zalsabila; Oshferlia Rucmana Saud Saud; Khoirul Nangim Nangim
ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman Vol. 5 No. 1 (2026): ABDIKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/fmxncc05

Abstract

Pendidikan lingkungan hidup yang terintegrasi dalam aktivitas kreatif dan partisipatif telah terbukti menjadi pendekatan efektif untuk menumbuhkan kesadaran dan nilai konservasi di kalangan generasi muda. Namun, pendidikan lingkungan di tingkat sekolah menengah sering diterapkan secara teoritis dan kurang mengintegrasikan keterampilan kreatif yang aplikatif serta relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan, kesadaran konservasi, dan keterampilan seni terapan siswa melalui pelatihan Edu Resin di SMA Negeri 1 Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan dirancang menggunakan pendekatan pembelajaran visual dan pengalaman langsung. Tahapan pelaksanaan meliputi penyampaian materi pendidikan lingkungan menggunakan poster edukatif, diskusi interaktif, demonstrasi pembuatan produk resin, serta praktik langsung melalui metode learning by doing. Siswa dilatih membuat produk resin kecil bertema lingkungan, seperti gantungan kunci dan suvenir yang menampilkan daun tropis, bunga endemik, dan motif terkait hutan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi dan antusiasme tinggi dari peserta, yang berhasil menghasilkan produk kreatif dengan nilai estetika dan edukatif, serta menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep ekologis dan pesan konservasi yang terkandung dalam desain mereka. Program ini juga mendorong pengembangan karakter positif, seperti kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Secara keseluruhan, integrasi pendidikan lingkungan dengan seni terapan terbukti efektif meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.