Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Menggunakan Layanan Kredit Digital Pada Kalangan Gen Z Di Jatinegara Sari Laraswati; Novelia Utami
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8996

Abstract

Perkembangan teknologi finansial yang cepat, seperti layanan pinjaman digital dan paylater, menimbulkan risiko keuangan yang nyata bagi Gen Z. Meskipun banyak Gen Z yang mengetahui dasar-dasar keuangan, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman keuangan praktis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan menggunakan layanan kredit digital kalangan Gen Z di Jatinegara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik porposive sampling kepada 100 responden yang diambil sebagai sampel penelitian yang berkriteria menggunakan layanan kredit digital, Gen Z berumur 15-29 tahun, dan domisili Jatinegara. Pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan melalui Google Form dengan skala likert dan teknik analisis menggunakan software SPSS melalui serangkaian uji asumsi klasik, uji asosiatif, serta analisis regresi sederhana. Sedangkan data sekunder diambil dari jurnal terdahulu dan buku. Hasil dari uji regresi linier menghasilkan R 2 = 0,439; t = 8,755; tanda tangan. = 0,000 yang artinya Literasi Keuangan berkontribusi sebesar 43,9% terhadap Perilaku Keuangan. Secara parsial, dimensi pengetahuan keuangan, keterampilan keuangan, dan keyakinan keuangan memiliki korelasi positif yang bervariasi terhadap dimensi perilaku keuangan, di mana hubungan terkuat ditemukan pada dimensi keyakinan keuangan terhadap pengelolaan arus. Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan Gen Z dalam menggunakan layanan kredit digital di Kecamatan Jatinegara. Peneliti berikutnya menyarankan untuk memperluas cakupan model penelitian dengan memasukkan variabel independen lain yang berpotensi, di luar model ini.