This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Lamhot Silitonga
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi Lamhot Silitonga; Iman Sofian Suriawinata
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan situasional, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, dengan komitmen organisasi sebagai variabel moderasi. Bandara Raja Haji Fisabilillah merupakan salah satu infrastruktur transportasi udara strategis di Kepulauan Riau yang menuntut sumber daya manusia dengan kinerja tinggi dan komitmen kuat terhadap organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 59 karyawan, dan data dianalisis menggunakan model PLS-SEM berbantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan situasional, budaya organisasi, dan lingkungan kerja secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Di antara ketiga variabel tersebut, lingkungan kerja merupakan variabel dengan pengaruh paling dominan berdasarkan nilai effect size (f² = 0,533). Komitmen organisasi sebagai variabel moderasi terbukti memperkuat pengaruh ketiga variabel independen terhadap kinerja karyawan secara positif dan signifikan, dengan peran moderasi terkuat ditemukan pada hubungan antara gaya kepemimpinan situasional dan kinerja karyawan (f² = 0,440). Model penelitian memiliki kemampuan penjelasan yang sangat baik, ditunjukkan oleh nilai R-Square sebesar 0,890. Implikasi dari temuan ini menegaskan perlunya perusahaan memprioritaskan perbaikan lingkungan kerja, pengembangan kepemimpinan situasional, penguatan budaya organisasi, serta peningkatan komitmen karyawan sebagai strategi terpadu dalam meningkatkan kinerja organisasi.