Widyasari Widyasari
Universitas Tarumanagara Jakarta, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Ukuran KAP, Audit Tenure, dan Rotasi Audit terhadap Kualitas Audit dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan Sektor Keuangan di BEI Periode 2022-2024) Hasan Albana; Widyasari Widyasari
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.8904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP), Audit Tenure, dan Rotasi Audit terhadap Kualitas Audit serta menguji peran Komite Audit sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas audit dalam mengurangi asimetri informasi antara manajemen dan investor serta menjaga kepercayaan publik terhadap laporan keuangan, khususnya pada sektor keuangan yang memiliki risiko sistemik tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Logistik dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ukuran KAP berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit, yang mengindikasikan bahwa KAP berukuran besar, terutama KAP Big Four, cenderung menghasilkan kualitas audit yang lebih baik. Sebaliknya, Audit Tenure tidak berpengaruh terhadap Kualitas Audit, sehingga lamanya hubungan kerja antara auditor dan klien tidak menentukan kualitas audit yang dihasilkan. Rotasi Audit terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit, yang menunjukkan bahwa pergantian auditor secara periodik dapat meningkatkan kualitas audit. Pengujian moderasi menunjukkan bahwa Komite Audit tidak mampu memoderasi hubungan antara Ukuran KAP dan Kualitas Audit maupun hubungan antara Audit Tenure dan Kualitas Audit. Namun demikian, Komite Audit terbukti mampu memoderasi pengaruh Rotasi Audit terhadap Kualitas Audit. Temuan ini menunjukkan bahwa pengawasan dan rekomendasi yang diberikan Komite Audit dapat mendukung proses adaptasi auditor baru sehingga manfaat Rotasi Audit terhadap peningkatan Kualitas Audit menjadi lebih optimal. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa reputasi KAP, pelaksanaan Rotasi Audit, dan efektivitas peran Komite Audit merupakan faktor penting dalam mendukung peningkatan Kualitas Audit pada perusahaan sektor keuangan.