Rahma Malizka
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMA PADA MATERI GAYA DAN GERAK MENGGUNAKAN FCI DAN MODEL RASCH Rahma Malizka; Lina Aviyanti; M. Reza Dwi Saputra; Silmi Fitriani; Abdul Salam
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pengukuran instrumen Force Concept Inventory (FCI) berdasarkan model Rasch serta memetakan miskonsepsi siswa pada materi gaya dan gerak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 62 siswa sekolah menengah atas yang telah mempelajari konsep dasar mekanika. Instrumen yang digunakan terdiri atas 30 butir soal pilihan ganda, dan data dianalisis menggunakan perangkat lunak Winsteps untuk mengevaluasi kualitas instrumen serta pemahaman konseptual siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FCI memiliki kualitas pengukuran yang baik, ditunjukkan oleh terpenuhinya unidimensionalitas (22,6%), kesesuaian butir yang memadai, serta reliabilitas yang cukup baik (reliabilitas item = 0,85; reliabilitas person = 0,51). Nilai item separation sebesar 2,41 menunjukkan variasi tingkat kesulitan butir yang baik, sedangkan nilai person separation sebesar 1,01 menunjukkan bahwa variasi tingkat kemampuan siswa masih terbatas. Namun demikian, performa siswa secara keseluruhan masih rendah, dengan rata-rata persentase jawaban benar hanya sebesar 21%, yang mencerminkan rendahnya pemahaman konseptual dan adanya miskonsepsi yang cukup signifikan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa siswa cenderung mengaitkan gerak dengan keberadaan gaya secara terus-menerus serta menghubungkan arah gerak dengan besar gaya yang bekerja. Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam memahami independensi komponen gerak pada kinematika, khususnya pada konsep gerak peluru. Temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual dan keterpaduan konsep-konsep fisika untuk membantu mengurangi miskonsepsi siswa secara lebih efektif.
Pengembangan dan Validasi Instrumen Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Dinamika Rotasi: Pendekatan Rasch Model Abdul Salam; Lina Aviyanti; Nur Endah Susilowati; Silmi Fitriani; Rahma Malizka
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2452

Abstract

Critical thinking is a core competency required in 21st-century education, but a valid and reliable instrument for assessing this skill within the topic of rotational dynamics remains limited. This study aims to develop and validate a critical thinking skills assessment instrument for senior high school students on the topic of rotational dynamics, employing the Rasch model for comprehensive validation. Instrument development followed the ADDIE model, involving 34 students during the implementation and evaluation phases. The instrument comprises 27 items constructed based on Facione's critical thinking aspects. Content validity analysis yielded a mean Aiken's V of 0.93, exceeding the critical threshold of 0.80. Unidimensionality testing revealed a raw variance explained by measures of 28.9% (>20%), with unexplained variance in contrasts 1–5 of the PCA residuals ranging from 5.8% to 9.9% (<15%), indicating that the instrument consistently measures a single construct. Twenty-six of the 27 items demonstrated fit to the Rasch model. Reliability analysis yielded an item reliability of 0.81 (good), a person reliability of 0.68 (fair), and a Cronbach's Alpha of 0.72 (good). Wright Map and Item Characteristic Curve (ICC) analyses further confirmed the alignment between item difficulty levels and student ability levels. The developed instrument is demonstrated to be valid and reliable for measuring critical thinking skills among senior high school students in the context of rotational dynamics.