Nafisa Kurniati
Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah, Wonosobo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka pada Anak Tunagrahita: Studi Kualitatif tentang Adaptasi dan Tantangan di Sekolah Anni Nugrahaning Fitria; Hidayatu Munawaroh; Nafisa Kurniati; Sayyidah Aulia Almaidani; Muhammad Ezuan
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3061

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan Implementasi kurikulum Merdeka pada anak tunagrahita di sekolah, menganalisis bentuk adaptasi pembelajaran yang dilakukan guru, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang dilakukan Dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan Dalam seperti buku, dokumen, artikel ilmiah, jurnal, majalah, hingga surat kabar. Terdapat temuan dari penelitian ini yang mengindikasikan bahwa Implementasi Kurikulam Merdeka pada anak tunagrahita dilakukan melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, Dan evaluasi pembelajaran yang bernfat fleksibel dan adaptif sesuai karakteristik peserta didik. Bentuk adaptasi pembelajaran yang dilakukan guru Kurikulum merdeka pada anak runagrahita meliputi penyesuaian tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, evaluari pembelajaran, dan Media pembelajaran. Metode pembelajaran yang ditetapkan lebih menekankan pada keaktifan dan multisensori dengan dukungan media yang konkret. salain itu, tantangan yang dihadapi guru dalam Implementasi kurikulum merdeka para anak tunagrahita meliputi kesulitan dalam menerapkan pembelajaran Diferensiasi, keterbatasan kompetensi khusus dalam memahami kebutuhan pendidikan anak berkebutuhan khusus, minimnya sarana dan prasarana, Serta kurangnya keterlibatan orang tua. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang berkesinambungan dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka sehingga pembelajaran bagi anak tunagrahita dapat berlangsung lebih efektif, inklusif, dan bermakna.