Fransiska Fransiska Bara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Analisis Media Pembelajaran Berbasis Virtual Lab Pada Materi Asam-Basa Fransiska Fransiska Bara
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v11i2.1447

Abstract

Pembelajaran kimia khususnya materi asam-basa sering kali dianggap sulit oleh peserta didik karena melibatkan konsep yang abstrak dan mikroskopis yang membutuhkan visualisasi. Hal tersebut memerlukan media pembelajaran interaktif berupa virtual lab sebagai solusi untuk memvisualisasikan materi asam-basa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media pembelajaran virtual lab pada materi asam-basa. Metode penelitian yang digunakan berupa Systematic Literature Review (SLR) dimana metode penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi, menyeleksi dan mensintesis artikel ilmiah sehingga diperoleh sebanyak 12 artiket yang memenuhi kriteria inklusi dalam rentan tahun 2020-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media virtual lab efektif dan berpengaruh positif terhadap hasil belajar, Keterampilan Proses Sains (KPS), minat belajar, keaktifan serta motivasi belajar dari peserta didik. Kelebihan dari media virtual lab terletak pada kemampuan untuk memvisualisasikan konsep abstrak dengan representasi submikroskopis seperti proses ionisasi, indikator asam basa dan perubahan pH yang membantu mengatasi miskonsepsi dari peserta didik. Penelitian ini secara sistematis merangkum berbagai media virtual lab pada materi asam basa yang sebelumnya masih bersifat parsial dimana berfokus pada variabel tertentu. Berdasarkan tinjauan literatur yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran virtual lab pada materi asam-basa memberikan pengaruh yang positif terhadap tujuan utama pembelajaran, yaitu hasil belajar, Keterampilan Proses Sains (KPS), minat belajar, motivasi, dan keaktifan peserta didik.