ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui peranan korban sebagai pembentuk kejahatan yang dilakukan oleh tukang gigi di Kota Pontianak dan juga untuk mengetahui perlindungan hukum yang bisa didapat oleh korban kejahatan tukang gigi. Dengan menggunakan pendekatan ilmu Viktimologis, diharapkan dapat mengungkap dibalik peranan korban sebagai pembentuk kejahatan yang dilakukan oleh tukang gigi di Kota Pontianak. Penelitian ini dengan menggunakan pendekatan Empiris yang akan mengungkap secara langsung di lapangan dengan menggunakan metode Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian, Peneliti menemukan 7 (tujuh) korban tukang gigi di Kota Pontianak. Setelah dilakukan wawancara dan pengamatan terhadap para korban diketahui peranan korban dalam kejahatan yang dilakukan oleh tukang gigi, dalam peranan tersebut terdapat 2 (dua) faktor mengapa para korban lebih memilih tukang gigi dibanding dokter gigi. Faktor tersebut terdiri dari faktor subjektif dan faktor objektif. Faktor subjektif terbagi menjadi faktor harga yang lebih murah, faktor waktu pengerjaan relatif cepat, dan faktor rekomendasi dari orang lain. Sementara itu, faktor objektif yang melatarbelakangi korban memilih perawatan gigi di tukang gigi dibanding dokter gigi ialah karena para korban tidak mengetahui kewenangan tukang gigi. Namun, Dinkes Kota Pontianak sampai pada saat penelitian ini dilakukan belum memiliki data mengenai perizinan, pengawasan dan pembinaan pekerjaan tukang gigi. Di harapkan untuk seluruh pihak yang terlibat untuk dapat mematuhi PERMENKES No. 39 Tahun 2014. Kata Kunci: Viktimologis, Korban, Tukang gigi, Kejahatan. ABSTRACT The research aims to find out the role of victims as shapers of crimes committed by dentists in Pontianak City and also to find out the legal protections that can be obtained by victims of dentist crimes. Using a victimistic science approach, it is expected to uncover behind the role of victims as shapers of crimes committed by dentists in Pontianak City. This research uses an Empirical approach that will reveal directly in the field using Interview, Observation, and Documentation methods.Based on the results of the study, researchers found 7 victims of dentists in Pontianak City. After interviews and observations of the victims, it is known that the role of victims in crimes committed by dentists, in this role there are 2 factors why victims prefer dentists to dentists. The factor consists of subjective factors and objective factors. Subjective factors are divided into cheaper price factors, relatively fast processing time factors, and recommendation factors from others. Meanwhile, the objective factor behind victims choosing dental care at dentists over dentists is that the victims do not know the authority of dentists. However, Dinas kesehatan Kota Pontianak until the time this study was carried out, it did not have data on licensing, supervision and coaching dentist jobs. It is expected for all parties involved to be able to comply with PERMENKES No. 39 Year 2014. Keywords: Victimology, Victim, Dentist, Crime.