Didi Suryadi
Pendidikan Matematika UPI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Penyelesaian Soal Kombinatorika Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Syafdi Maizora; Didi Suryadi; Dadang Juandi; Dadan Dasari
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.45-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyelesaian yang digunakan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita kombinatorika serta mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang muncul dalam proses penyelesaiannya. Kombinatorika merupakan salah satu materi matematika yang memerlukan kemampuan berpikir logis, analitis, dan interpretasi masalah yang tepat. Namun, banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita kombinatorika karena kurang memahami batasan masalah dan keliru dalam menerapkan rumus. Subjek penelitian adalah 33 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Bengkulu tahun akademik 2024 yang mengambil mata kuliah Pengembangan Proses Berpikir Matematis. Instrumen yang digunakan berupa soal cerita tentang tantangan melewati kolam dengan batu pijakan yang mengharuskan mahasiswa menentukan banyaknya kombinasi susunan 11 batu dari 13 batu yang tersedia dengan batasan jarak langkah maksimal 150 cm. Jawaban mahasiswa dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi strategi, tingkat kebenaran, dan jenis kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan beragam strategi penyelesaian, yaitu strategi kombinasi langsung (43,75%), strategi kombinasi bersyarat (25%), strategi tabel/enumerasi (18,75%), strategi barisan Tribonacci (6,25%), dan strategi pemrograman dinamis (6,25%). Hanya 34,38% mahasiswa yang memperoleh jawaban benar yaitu 66 hadiah, sedangkan 65,62% mahasiswa mengalami berbagai jenis kesalahan. Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan interpretasi masalah (37,5%) dan kesalahan perhitungan (31,25%). Kesalahan konsep terjadi pada 18,75% mahasiswa dan kesalahan penarikan kesimpulan terjadi pada 12,5% mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih lemah dalam mengidentifikasi informasi penting dan memverifikasi hasil penyelesaian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran kombinatorika perlu menekankan pada pemahaman konsep, interpretasi masalah secara komprehensif, serta penguatan keterampilan verifikasi hasil.