Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERENCANAAN PENATAAN KAWASAN STADION SANAMAN MANTIKEI PALANGKA RAYA TAHUN 2024 Hermon Kaharap R. Banjang
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 15 No 01 (2026): Vol 15 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtb.v15i01.359

Abstract

Kawasan Stadion Sanaman Mantikei, sebagai ruang publik dan pusat olahraga strategis di Kota Palangka Raya, mengalami degradasi fungsi dan fisik akibat usia dan kurangnya pemeliharaan. Kondisi eksisting menunjukkan penurunan kualitas infrastruktur, penataan ruang yang kurang optimal, dan aksesibilitas terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan dari proyek penataan ulang kawasan ini, serta menilai efektivitasnya dalam merevitalisasi fungsi ruang olahraga, rekreasi publik, dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan membandingkan kondisi fisik, fungsi sosial, aspek ekonomi, dan lingkungan sebelum dan sesudah penataan kawasan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, wawancara dengan pengguna, praktisi olahraga, masyarakat, pedagang, dan pihak teknis terkait, serta dokumentasi foto. Konsep perancangan mengadopsi pendekatan Teknis keilmuan Sipil dan Arsitektur yang berfokus pada efisiensi, keberlanjutan, dan teknologi untuk menciptakan kawasan yang representatif, adaptif, dan inklusif. Hasil pengamatan lapangan dan pembahasan teknis merekomendasikan peningkatan kapasitas tampung, penataan ulang kawasan Kesimpulan menunjukkan bahwa Penataan Kawasan Stadion Sanaman Mantikei untuk mencapai standar nasional, sekaligus menjadi pusat kegiatan olahraga dan hiburan lainnya. Proyek ini tidak hanya berfokus pada pembaruan infrastruktur fisik, tetapi juga bertujuan merevitalisasi semangat kebersamaan dan kesehatan masyarakat, menjadikannya bagian dari pengembangan kawasan wisata perkotaan (urban tourism area) yang berkelanjutan dan berbasis manfaat sosial ekonomi bagi warga Kota Palangka Raya.