Sukendi Sukendi
Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Perendaman Dosis Hormon Tiroksin yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Lele Lokal (Clarias batrachus) Aditya Wahyudi; Nuraini Nuraini; Sukendi Sukendi
South East Asian Aquaculture Vol. 4 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seaqu.4.1.1-9

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang dibudidayakan dan menjadi bahan pangan bagi masyarakat Indonesia, oleh karena itu perlu dilakukan rekayasa budidaya yang dapat meningkatkan pertumbuhan ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis optimal perendaman hormon tiroksin terhadap pertumbuhan dan sintasan larva ikan lele lokal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pembibitan dan Budidaya Ikan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Riau. Larva ikan lele lokal yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah larva berumur 5 hari hasil pemijahan buatan. Larva yang dibutuhkan sebanyak 360 ekor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan sehingga membutuhkan 12 unit wadah uji. PD (tanpa hormon tiroksin), P1 (0,2 mg/L), P2 (0,4 mg/L). P3 (0,6 mg/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman larva lele lokal menggunakan larutan hormon tiroksin dengan dosis berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan berat absolut, pertumbuhan panjang absolut, laju pertumbuhan spesifik, dan sintasan larva lele lokal. Dosis hormon tiroksin terbaik terhadap pertumbuhan larva lele adalah 0,4 mg/L, menghasilkan pertumbuhan berat absolut sebesar 1,47 g, pertumbuhan panjang absolut sebesar 4,91 cm, laju pertumbuhan spesifik sebesar 14,07%, dan sintasan sebesar 96,67%.