Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH CAPITAL INTENSITY, FINANCIAL DISTRESS, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP TAX AVOIDANCE (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR MULTINASIONAL DI BEI PERIODE 2021-2024) Ridho Galvanof Hutabarat; OK Sofyan Hidayat
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh capital intensity, financial distress, dan kepemilikan institusional terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Tax avoidance diproksikan menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya praktik penghindaran pajak yang berpotensi mengurangi penerimaan negara serta adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tax avoidance. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 27 perusahaan dengan total 108 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data terlebih dahulu diuji menggunakan uji statistik deskriptif dan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial capital intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Secara simultan, capital intensity, financial distress, dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,145 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi tax avoidance sebesar 14,5%, sedangkan sisanya 85,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.