Muhammad Fajar Heruyono
Universitas Sunan Giri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Compressor Wash Terhadap Exhaust Gas Temperature (EGT) Margin Pada Engine Iae V2500 Muhammad Fajar Heruyono; Moh Syaiful Anwar
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi udara merupakan salah satu moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat indonesia, karena transportasi udara menjadi salah satu transportasi yang paling aman, baik dalam segi keamanan maupun keselamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh compressor wash terhadap Exhaust Gas Temperature Margin pada engine IAE V2500, dengan maksud memberikan informasi kepada Operator atau maskapai untuk menjaga performa engine agar tetap optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah obervasi, dan berlokasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali. Setelah dilakukan penelitian, Terjadi penurutnan Exhaust Gas Temperatur dengan rata-rata sekitar 4 %. Diharapkan akan ada penelitian lebih lanjut yang membahas EGT Margin pada engine IAE V2500. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh compressor wash terhadap Exhaust Gas Temperature Margin pada engine IAE V2500, dengan maksud memberikan informasi kepada Operator atau maskapai untuk menjaga performa engine agar tetap optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah obervasi, dan berlokasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali. Hasil Penelitian Terjadi penurutnan Exhaust Gas Temperatur dengan rata-rata sekitar 4 %. Diharapkan akan ada penelitian lebih lanjut yang membahas EGT Margin pada engine IAE V2500. penelitian ini bahwa terjadi kenaikan Exhaust Gas Margin Temperaturenya baik kondisi engine Idle maupun EPR 1.25 adalah sebesar 24.5oC atau setara dengan 4%.. Penurunan temperatur ini sangat bervariasi nominalnya. Hal ini tentunya sangat dipengaruhi oleh Umur mesin, tinggi atau rendahnya pemakaian, Kondisi cuaca saat dilaksanakan engine ground run dan lain-lain.