Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya integrasi teori komunikasi persuasif dalam perumusan strategi pemasaran berbasis SWOT pada perbankan syariah daerah, khususnya dalam pengembangan layanan nasabah prioritas. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran berbasis pendekatan komunikasi persuasif guna meningkatkan jumlah nasabah prioritas pada PT Bank Sumut KCP Syariah Perdagangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan tiga informan kunci yang memiliki tanggung jawab strategis dalam pengelolaan layanan nasabah prioritas. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner untuk pembobotan faktor internal dan eksternal. Analisis data dilakukan menggunakan Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), Matriks Internal–Eksternal (IE), dan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank Sumut KCP Syariah Perdagangan berada pada Kuadran I (strategi agresif), yang menunjukkan kemampuan internal yang kuat dalam memanfaatkan peluang pasar. Strategi Strength–Opportunity (SO) yang dihasilkan menekankan penguatan komunikasi persuasif, peningkatan relationship marketing yang bersifat personal, optimalisasi fasilitas perbankan eksklusif, serta peningkatan kualitas pelayanan untuk memperkuat loyalitas dan akuisisi nasabah prioritas. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi teori komunikasi persuasif dengan analisis SWOT dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih adaptif bagi layanan prioritas perbankan syariah. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan kajian komunikasi persuasif dan relationship marketing, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi bank syariah daerah dalam meningkatkan daya saing dan memperluas basis nasabah prioritas.