Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Di Jalan Diponegoro Sidoarjo Mochammad Bahrul Ulum; Djaelani Djaelani
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sidoarjo adalah daerah dengan populasi yang sangat padat, sekitar 2,3 juta orang, karena perkembangan kota yang pesat, kebutuhan masyarakat akan alat transportasi semakin besar. Hal ini menyebabkan beberapa masalah transportasi, terutama kemacetan lalu lintas dan meningkatnya kebisingan di area kota. Salah satu tempat yang sering menghadapi kemacetan berat adalah persimpangan di Jalan Diponegoro di Sidoarjo. Banyaknya kendaraan di area ini dianggap menjadi alasan utama meningkatnya tingkat kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana volume lalu lintas memengaruhi tingkat kebisingan di Jalan Diponegoro Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan Macet di Jalan Diponegoro di Sidoarjo disebabkan oleh tingginya jumlah kendaraan. Studi ini melihat bagaimana jumlah kendaraan memengaruhi tingkat kebisingan di Jalan Diponegoro, Sidoarjo. Salah satu penyebab utama polusi suara di daerah perkotaan adalah tingginya volume lalu lintas, yang bisa berdampak negatif pada kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Metode Penelitian Pengukuran yang dilakukan secara langsung di lapangan bertujuan untuk mengumpulkan data tentang jumlah kendaraan dan tingkat kebisingan sepanjang hari. Evaluasi terhadap informasi yang diperoleh menunjukkan adanya relasi positif yang signifikan antara volume lalu lintas dengan intensitas suara, di mana semakin banyak lalu lintas, semakin tinggi tingkat kebisingan yang terjadi. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan dan strategi yang lebih efisien dalam pengelolaan arus lalu lintas untuk meminimalkan polusi suara dan menurunkan tingkat kebisingan di kawasan perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan erat antara volume lalu lintas dan tingkat kebisingan. Namun, hubungan ini tidak selalu bersifat linier. Sebagai contoh, pada hari Jumat tercatat volume lalu lintas sebesar 16.581 kendaraan dengan tingkat kebisingan 55,71 dB, sedangkan pada hari Sabtu volume menurun menjadi 11.899 kendaraan tetapi tingkat kebisingan meningkat menjadi 65,94 dB. Hal ini mengindikasikan bahwa selain volume, jenis kendaraan dan perilaku pengemudi juga memainkan peran penting dalam menghasilkan kebisingan. Kesimpulan berdasarkan data dan informasi yang diberikan, berikut ada dua kesimpulan mengenai jumlah kendaraan dan tingkat kebisingan di Jalan Diponegoro Sidoarjo: 1 .Jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Diponegoro menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata harian yang mencapai 15159,86 kendaraan .Kenaikan ini berkontribusi terhadap tingginya tingkat kebisingan di wilayah itu. 2 .Tingkat kebisingan pada Jalan Diponegoro Sidoarjo telah melebihi batas yang telah ditetapkan untuk area pemukiman dengan rata-rata kebisingan harian sebesar 63,06 dB(A) .Temuan ini melampaui batas maksimum yang diizinkan (55 dB(A) untuk kawasan pemukiman), sehingga dampak dari kebisingan yang tinggi dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar .Volume lalu lintas yang tinggi, terutama selama jam sibuk, dan peran kendaraan berat memperparah situasi kebisingan ini