Sarja
Universitas Islam Bakti Negara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SENJA EMAS HIJAU KERENTANAN EKONOMI DI MASA DEPAN DAN MATA PENCAHARIAN PERTANIAN DI BREBES Sarja; Alip Toto Handoko
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/iqtishodiah.v8i1.2269

Abstract

Kajian ini melihat kontradiksi sosial di Kabupaten Brebes, dimana bawang merah yang disebut (Emas Hijau) sedang mengalami masa sulit yang dikenal dengan istilah senja pertanian. Meskipun sektor ini masih merupakan bagian penting dari pasokan nasional, sektor ini sangat rentan terhadap permasalahan ekonomi yang dapat merugikan kesejahteraan petani lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan mengidentifikasi tiga faktor kunci yang mempengaruhi kerentanan petani. Ketiga faktor tersebut adalah: - harga pasar yang sangat tidak stabil - biaya produksi yang meningkat karena kualitas lahan yang semakin buruk - krisis yang lebih sering terjadi karena kurangnya petani muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis fenomenologi. Metode ini dipilih untuk memahami secara mendalam pengalaman pribadi petani terhadap ketidakstabilan ekonomi yang mereka hadapi. Penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan yang berlebihan pada bahan kimia dan perantara yang berisiko telah menciptakan siklus utang yang melemahkan kekuatan ekonomi petani. Pertanian di Brebes menghadapi masa depan yang lebih suram karena semakin banyak lahan yang diubah menjadi kawasan industri dan banyak pekerja beralih ke pekerjaan manufaktur. Tanpa kebijakan seperti pengendalian harga, asuransi pertanian, dan pengembangan sistem distribusi digital, masa depan tanaman emas hijau terancam punah. Studi ini menunjukkan bahwa kita perlu mengubah metode pertanian berkelanjutan untuk menjaga perekonomian tetap stabil dan mencegah petani di daerah Brebes kehilangan pekerjaan