Alvi Hafidzotul Ilma
Universitas Islam Bakti Negara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Donasi Uang Kembalian pada Transaksi Ritel Modern: Studi Fenomenologi Perspektif Al-Mashlahat Al-Mursalah di Indomaret Kabupaten Tegal Titi Rahayu; Inshanush Shofa; Alvi Hafidzotul Ilma
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/iqtishodiah.v8i1.2273

Abstract

Program donasi uang kembalian di ritel modern merupakan salah satu bentuk implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang melibatkan partisipasi langsung konsumen melalui pengalihan sisa uang pembelanjaan. Meskipun bertujuan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, praktik tersebut masih menimbulkan perdebatan mengenai aspek kerelaan (ridha), transparansi, dan kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik donasi uang kembalian di Indomaret Kabupaten Tegal berdasarkan perspektif Al-Mashlahat Al-Mursalah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz untuk memahami pengalaman dan pemaknaan subjektif para informan terhadap praktik donasi tersebut. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap konsumen, karyawan Indomaret, serta tokoh agama, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan makna fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen memperoleh penjelasan terlebih dahulu sebelum uang kembalian dialihkan menjadi donasi dan memberikan persetujuan secara sukarela. Praktik tersebut dipandang memenuhi prinsip ridha dalam akad muamalah serta memberikan kemanfaatan bagi masyarakat melalui penyaluran dana untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. Dari perspektif Al-Mashlahat Al-Mursalah, program donasi uang kembalian dapat dikategorikan sebagai bentuk kemaslahatan yang dibenarkan selama dilaksanakan secara transparan, tidak mengandung unsur paksaan, serta memiliki mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana yang akuntabel. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian hukum ekonomi syariah mengenai praktik filantropi pada ritel modern melalui pendekatan fenomenologi.