Muljono Domopolii
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUA M. Ali Hanfia; A. Junaedil; Muljono Domopolii; M. Shabir Umar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata yang dialami peserta didik sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna, aktif, dan aplikatif. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian strategi pembelajaran kontekstual, prinsip dan komponen utama CTL, implementasinya dalam proses pembelajaran, khususnya pada Pendidikan Agama Islam, serta kelebihan dan kekurangan penerapannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai pembelajaran kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta kemampuan menghubungkan konsep akademik dengan kehidupan sehari-hari. Penerapan CTL dilakukan melalui tujuh komponen utama, yaitu konstruktivisme, inquiry, questioning, learning community, modeling, reflection, dan authentic assessment. Meskipun demikian, penerapan strategi ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, perlunya perencanaan pembelajaran yang lebih matang, kompleksitas dalam proses penilaian, serta adanya perbedaan latar belakang dan kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, strategi pembelajaran kontekstual menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, relevan, dan berpusat pada peserta didik sehingga mampu mendukung tercapainya tujuan pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.