Putri Rahma Fadhila
Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Manajemen Konflik Pada Sistem Kerja Hybrid Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Tim Perkantoran Putri Rahma Fadhila
MASHLAHAH Vol. 5 No. 1 (2026): Mashlahah: Journal of Islamic Economics
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/518hq333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen konflik dalam sistem kerja hybrid serta mengkaji dampaknya terhadap kinerja tim perkantoran. Dengan penerapan sistem kerja hybrid yang menggabungkan kerja di kantor dan kerja jarak jauh, ada tantangan baru dalam hal komunikasi, koordinasi, dan dinamika tim yang dapat meningkatkan konflik di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber akademik, jurnal, serta studi kasus yang relevan dengan manajemen perkantoran dan perilaku organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan teknologi, perbedaan ekspektasi kerja, keterbatasan interaksi tatap muka, dan miskomunikasi adalah penyebab utama konflik di sistem kerja hybrid. Untuk mengurangi konflik dan meningkatkan kohesi tim, teknik manajemen konflik yang efektif termasuk komunikasi yang terbuka dan jujur, pemecahan masalah secara kolaboratif, pembagian peran yang jelas, dan kepemimpinan yang adaptif. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa organisasi yang memiliki kemampuan untuk menerapkan manajemen konflik secara terstruktur cenderung memiliki kinerja tim yang lebih baik, keterlibatan karyawan yang lebih tinggi, dan lingkungan kerja yang lebih baik. Kesimpulannya, keberhasilan sistem kerja hybrid sangat bergantung pada kemampuan organisasi untuk menangani konflik. Oleh karena itu, untuk menjaga produktivitas dan memastikan keberlanjutan kinerja tim di lingkungan perkantoran kontemporer, organisasi harus membuat dan menerapkan strategi manajemen konflik yang tepat.
Ekspetasi Generasi Z terhadap Sistem Karier dan Reward: Tantangan Baru bagi HR Manager Putri Rahma Fadhila
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 1 (2026): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah pekerja Generasi Z yang terdiri dari individu yang lahir antara tahun 1997-2012 meningkat pesat di Indonesia sebagai akibat dari perubahan demografis tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bahwa generasi Z memiliki karakteristik dan nilai kerja yang berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya, terutama dalam hal ekspektasi terhadap sistem karier dan reward di perusahaan swasta konvesional. Selain itu, penelitian ini juga mencari tahu masalah yang dihadapi manajer sumber daya manusia (HR Manager) dalam menyesuaikan kebijakan SDM dengan kebutuhan generasi baru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 150 responden Generasi Z yang bekerja di berbagai perusahaan swasta di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z menganggap fleksibilitas kerja, kesempatan untuk berkembang, dan penghargaan berbasis kinerja sebagai komponen utama sistem karier dan reward yang ideal. Selain itu, faktor pengakuan non-finansial, seperti apresiasi publik dan peluang pendidikan, juga menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kepuasan kerja mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa manajer HR harus mengubah sistem manajemen karier dan reward agar lebih personal, fleksibel, dan berbasis hasil untuk meningkatkan retensi dan motivasi Gen Z dalam perusahaan.