Agus Sugandha
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deteksi Dini Tingkat Depresi pada Gen Z Menggunakan Fuzzy Inference System (FIS) Alodia Deyanah Setiono; Jajang Jajang; Agus Sugandha
Jurnal Riset Statistika Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Statistika (JRS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrs.v6i1.9759

Abstract

Abstract. Depression is a common mental health disorder characterized by feelings of distress or loss of interest and pleasure in activities over a prolonged period of time.  Generation Z is one of the age groups most susceptible to depression. Therefore, this study aims to detect early signs of depression in Gen Z so that it can be treated promptly. The analysis method used for early detection is the Mamdani Fuzzy Inference System (FIS). The data used in this study are primary data obtained from questionnaires completed by target population. The research variables consist of three input variables: physical symptoms, psychological symptoms, and social symptoms. Meanwhile, the resulting output variables are four categories of depression levels: normal, mild, moderate, and severe. Data processing was carried out using Python with the help of the Google Colab platform. The results showed that the Mamdani FIS was able to detect early levels of depression with an accuracy of 81%. The total number of respondents showed that 51% of Gen Z in Sokaraja Tengah Village, Banyumas Regency, did not experience depression or were at a normal level, 22% experienced mild depression, 17% experienced moderate depression, and 10% experienced severe depression. Further action by the local government is needed immediately to reduce depression, especially moderate and higher (27%). Abstrak. Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang umum terjadi yang ditandai dengan perasaan tertekan atau hilangnya minat dan kesenangan ketika melakukan aktivitas dalam rentang waktu yang lama. Generasi Z merupakan salah satu kelompok umur yang sangat rentan terkena depresi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dini adanya kemungkinan seseorang mengalami depresi pada Gen Z agar segera dapat ditangani lebih awal.  Metode analisis yang digunakan untuk deteksi dini adalah Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh dari hasil pengisian kuesioner oleh populasi target.   Variabel-variabel penelitian terdiri dari tiga variabel input yaitu gejala fisik, gejala psikis, dan gejala sosial. Sementara itu, variabel output yang dihasilkan adalah empat kategori tingkat depresi yaitu normal, ringan, sedang, dan berat. Proses pengolahan data dilakukan menggunakan bahasa Python dengan bantuan platform Google Colab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FIS Mamdani mampu mendeteksi dini tingkat depresi dengan akurasi keberhasilan sebesar 81%.  Dari total responden diperoleh bahwa 51% Gen Z di Desa Sokaraja Tengah Kabupaten Banyumas tidak mengalami depresi atau berada pada tingkat depresi normal, 22% mengalami depresi tingkat ringan, 17% mengalami depresi tingkat sedang, dan 10% mengalami depresi tingkat berat. Tindakan lebih lanjut oleh pemerintah setempat perlu segera untuk mengurangi depresi, khususnya sedang ke atas (27%).