Ulya Ainur Rofi’ah
Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban, Tuban

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Stimulasi Motorik Anak Usia Dini Berbasis Parenting bagi Orang Tua di BKB Melati Desa Kapu Tuban Ulya Ainur Rofi’ah
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 03 (2026): ISSUE JULI
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pengasuhan melalui pelatihan stimulasi motorik anak usia dini berbasis parenting. Program dilaksanakan di BKB Melati Desa Kapu Tuban dengan melibatkan 32 orang tua sebagai peserta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman dan praktik stimulasi motorik yang tepat di lingkungan keluarga, sehingga diperlukan intervensi edukatif yang bersifat aplikatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan selama 1 hari (4 jam) dan dilanjutkan dengan pendampingan selama 2 minggu. Teknik pengumpulan data meliputi pre-test dan post-test (15 soal), observasi keterampilan praktik (10 indikator), serta monitoring implementasi di rumah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur tingkat peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman orang tua yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 56,3 menjadi 80,3 (peningkatan 24 poin atau sekitar 42,6%), dengan 81,25% peserta mengalami peningkatan skor. Selain itu, ≥75% peserta mencapai kategori baik dalam keterampilan praktik stimulasi motorik, serta ≥80% peserta mampu mengimplementasikan minimal tiga jenis kegiatan stimulasi secara mandiri di rumah selama masa pendampingan. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis parenting dengan pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan kualitas pengasuhan, tidak hanya pada aspek kognitif dan keterampilan, tetapi juga pada perubahan sikap dan komitmen orang tua. Secara jangka panjang, program ini berkontribusi dalam memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan utama stimulasi perkembangan anak, serta berpotensi direplikasi sebagai model intervensi edukatif berbasis komunitas di berbagai wilayah.