Timbul Siahaan
Faculty of Nursing Study Program, Santa Elisabeth Health Sciences College, Medan Physiotherapy study program, St. Elisabeth College, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Terapi Tens Dan Ultrasound Terhadap Penderita Osteoatritis (OA) Pada Lansia Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Timbul Siahaan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13085

Abstract

Introdution: Osteoartritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang sering terjadi pada lansia dan menimbulkan nyeri kronis serta keterbatasan fungsi. Penatalaksanaan nonfarmakologis diperlukan untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping obat jangka panjang. Oleh karena itu, Terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan ultrasound merupakan modalitas fisioterapi yang berpotensi menurunkan nyeri OA. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi TENS dan Ultrasound terhadap penurunan nyeri pada lansia penderita OA di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan (RSE).  Method: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sample purposive sample, jumlah sampel 30 lansia penderita OA. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Result: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami  nyeri sedang sebanyak 17 orang ( 56,7 %),  nyeri berat sebanyak 9 orang (30, 0 %) dan nyeri ringan sebanak 4 orang (13,3 %).Iintervensi setelah pemberian terapi TENS dan ultrasound didapatkan hasil nyeri sedang sebanyak  10 0rang (33,3 %), nyeri ringan sebanyak 20 orang (66, 7 %). Hasil uji statistic menggunakan uji  Wilcoxon dengan nilai p = 0,001 (P 0,05),  yang berarti adanya penagruh antara pemberian terapi  TENS dan Ultrasound yang signifikan, terjadi penurunan Tingkat nyeri dari berat ke Tingkat sedang dan dari Tingkat sedang ke Tingkat ringan pada pasien Osteoartritis (OA).