Tatin Wahyanto
1,2,3 S2 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan, Universitas Efarina, Pematangsiantar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAAN PASIEN PESERTA BPJS PADA PELAYANAN INSTALASI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SAWIT SEBERANG LANGKAT Tatin Wahyanto; Ibnu Jafar; Arme Situmorang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13041

Abstract

Kepuasan pasien termasuk indikator penting terkait profesionalitas serta kualitas layanan di puskesmas maupun di rumah sakit. Adapun tujuan studi ini menggambarkan mutu. Pelayanan berdasarkan 5 aspek mutu pelayanan yakni tangibels (bukti fisik). Empathy (empati), reliability (keandalan), resvonsiveness (daya tanggap), dan assurance (jaminan). Peneliti menggunakan metode pendekatan kuantitatif dimana sampel dipilih menggunakan metode proporsional dimana terdapat 87 sampel.. Sedangkan informan kuantitatif dengan jumlah 3 orang. Selanjutnya data yang diperoleh akan diuji Analisa univariant dan bivariant, bivariant dianalisa dengan uji Chi-Square. Studi ini menghasilkan bahwasannya ada korelasi signifikan semua dimensi kualitas pelayanan, yaitu Tangible (p = 0,000), Empathy (p = 0,000), Reliability (p = 0,000), Responsiveness (p = 0,000), dan Assurance (p = 0,000) atas kepuasan pasien BPJS di instalasi Rawat Jalan Puskesmas Sawit Seberang Langkat. Variabel Assurance berdampak dominan atas kepuasan pasien (Exp B = 12,316; 95% CI: 2,068–73,39). Analisis per informan menunjukkan bahwa Informan I dan II berpengaruh pada dimensi Tangible dan Assurance, sedangkan Informan III memengaruhi dimensi Tangible, Responsiveness, dan Assurance, sehingga penilaian kepuasan pasien dipengaruhi kombinasi beberapa dimensi pelayanan yang berbeda. Bisa disimpulkan bahwasanya.  Tangibles, Responsiveness dan Assurace memengaruhi kepuasan peserta BPJS Di instalasi Rawat Jalan di puskesmas Sawit Seberang Langkat. Variable Assurance merupakan aspek yang paling utama mempengaruhi kepuasan pasien di instalasi Rawat Jalan Puskesmas Sawit Seberang Langkat. Menurut Informan I aspek yang mempengaruhi adalah Assurance, informan II menyatakan aspek yang paling mempengaruhi adalah Tangible, sedangkan dari informan III mengungkapkan aspek yang paling mempengaruhi yaitu Assurance
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Sawit Seberang Kabupaten Langkat Tatin Wahyanto; Ibnu Jafar; Efrimanto Tampubolon
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13040

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara menetap melebihi ambang batas normal. Kondisi ini sering terjadi pada lanjut usia (lansia) dan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sawit Seberang, Kabupaten Langkat. Metode : Desain penelitian ini adalah cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang berkunjung ke Puskesmas Sawit Seberang dalam kurun waktu tiga bulan terakhir (Januari – Maret 2025), dengan jumlah total 399 orang. Sampel sebanyak 78 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil : Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia meliputi: diet (p-value = 0,001), stres (p-value = 0,001), pemanfaatan pelayanan kesehatan (p-value = 0,000), dan dukungan keluarga (p-value = 0,000). Sementara itu, aktivitas fisik (p-value = 0,142) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kesimpulan dan Saran : Puskesmas Sawit Seberang disarankan untuk menambah program promotif seperti penyuluhan kesehatan yang berfokus pada faktor risiko terjadinya hipertensi pada lansia, guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi