Salsabila Rahmadini
(1)(2)(3) FKM, Universitas Airlangga, Indonesia (4) FF, Universitas Global Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Sistem Informasi dalam Surveilans Epidemiologi terhadap Pengendalian Demam Berdarah Dengue: Sistematis Review Salsabila Rahmadini; Fauzi Naufal Muhammad; Fransiska Natalia Dimara; Rayhan Akbar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13066

Abstract

Demam berdarah dengue merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pengendalian DBD membutuhkan upaya yang komprehensif, termasuk pemanfaatan sistem informasi dalam surveilans epidemiologi. Sistem informasi dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi surveilans epidemiologi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pemanfaatan sistem informasi dalam surveilans epidemiologi untuk pengendalian DBD. Studi sistematis review yang mengkaji berbagai sumber pustaka terkait pemanfaatan sistem informasi dalam surveilans epidemiologi untuk pengendalian DBD. Studi ini diambil dari jurnal nasional dan jurnal internasional. Penelusuran sumber pustaka dalam artikel ini melalui database Pubmed dan Google Scholar. Sistem informasi dapat membantu proses pengumpulan data yang lebih efektif dan efisien. Dengan adanya sistem informasi surveilans DBD berbasis mobile dapat memfasilitasi perekaman data, koordinasi antar pengguna, pemetaan kasus, dan peringatan dini. Selain itu, sistem informasi dapat membantu proses pengolahan data yang lebih cepat dan akurat. Sistem informasi dapat membantu dalam pemanfaatan informasi untuk pengambilan keputusan dalam pengendalian DBD. Pemanfaatan sistem informasi dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas surveilans, serta membantu dalam pencegahan dan pengendalian DBD.