This Author published in this journals
All Journal INOVTEK Seri Elektro
Muhammad Arkan Ramadhan
Politeknik Negeri Bengkalis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Teknologi Garis Gawang Untuk Mendeteksi Bola Gol Atau Keluar Lapangan Berbasis Computer Vision Muhammad Arkan Ramadhan; Marzuarman; Azizul
INOVTEK - Seri Elektro Vol. 8 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/0wf7kc29

Abstract

Teknologi garis gawang merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan dalam pertandingan sepak bola, khususnya dalam menentukan apakah bola telah melewati garis gawang dan sah dinyatakan sebagai gol. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi bola berbasis computer vision yang mampu bekerja secara real-time menggunakan integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. Sistem menggunakan dua kamera beresolusi tinggi yang berfungsi untuk memantau area lapangan dan area gawang, serta mini PC sebagai pusat pemrosesan data. Perangkat lunak dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka OpenCV. Metode yang diterapkan meliputi segmentasi warna HSV untuk mendeteksi objek bola berdasarkan karakteristik warnanya dan Hough Circle Transform untuk mengenali bentuk lingkaran secara lebih akurat. Area lapangan dan gawang didefinisikan dalam bentuk poligon melalui antarmuka grafis berbasis PyQt5 yang juga menampilkan status bola secara visual. Pengujian dilakukan pada lapangan mini dengan berbagai skenario, meliputi variasi posisi bola, kondisi pencahayaan, dan keberadaan objek penghalang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan status bola menjadi “Dalam Lapangan”, “Keluar Lapangan”, “Gol Valid”, dan “Gol Tidak Valid” dengan tingkat akurasi sebesar 82% dari 11 kali percobaan. Faktor yang memengaruhi kesalahan deteksi adalah pencahayaan tidak stabil, gangguan objek lain, dan pengaturan parameter HSV yang belum optimal.