Customer service memegang peranan penting sebagai penghubung antara perusahaan dan pelanggan, namun dalam pelaksanaannya menghadapi berbagai macam tantangan yang cukup kompleks. Tantangan tersebut meliputi menghadapi pelanggan yang emosional, tekanan waktu akibat harus menangani banyak percakapan sekaligus dalam satu waktu, keterbatasan dalam memberikan solusi karena kewenangan yang kurang, sistem yang lambat atau kebijakan yang kurang fleksibel, serta beragamnya karakter dan ekspektasi dari setiap pelanggan/customer. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam pelayanan customer service, menganalisis solusi yang dapat diterapkan, merumuskan strategi mempertahankan kualitas layanan, serta melihat hubungan antara kualitas layanan dengan loyalitas pelanggan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, studi ini menemukan bahwa tantangantantangan tersebut dapat diatasi dengan penerapan empati dan kecerdasan emosional, menggunakan komunikasi yang jelas dan adaptif, melakukan pelatihan secara berkala bagi tim customer service, menerapkan sistem ticketing untuk memprioritaskan masalah, menerapkan service recovery dengan pendekatan 3M yaitu Menginformasikan, Menjelaskan, dan Memberikan solusi alternatif. Dalam mempertahankan kualitas layanan, strategi yang dapat dilakukan antara lain pelatihan SDM yang berkelanjutan, evaluasi prosedur kerja secara rutin, penerapan sistem feedback dan evaluasi dari pelanggan, pemberian insentif dan motivasi kepada customer service, serta dokumentasi dan tindak lanjut terhadap setiap masalah yang muncul. Hasil studi menunjukkan bahwa kualitas layanan yang konsisten serta penanganan keluhan yang efektif berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, yang pada akhirnya berdampak pada loyalitas pelanggan berupa pembelian berulang, rekomendasi kepada orang lain, dan pemberian keluhan yang lebih konstruktif. Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara solusi teknis berupa sistem dan teknologi dengan solusi manusiawi berupa empati, komunikasi, dan pelatihan merupakan kunci keberhasilan dalam manajemen customer service. Studi ini merekomendasikan agar perusahaan meningkatkan investasi dalam pelatihan SDM, serta membangun budaya organisasi yang berorientasi pada kepuasan pelanggan untuk menjaga loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.