Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Regulasi Emosi Pada Siswa Angkatan 52 Sekolah Polisi Negara Polda NTT: Penelitian Eunike Adriana Ndoloe; Yeni Damayanti; Shela C. Pello; R. Pasifikus Christa Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan regulasi emosi pada siswa angkatan 52 Sekolah Polisi (SPN) Negara Polda NTT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 147 siswa. Instrumen yang digunakan adalah Skala skala Emotional Regulation Questionnaire (ERQ) oleh Gross and Jhon (2003) yang telah divalidasi konstruk oleh Radde, H. A. dkk (2021) mencakup dua aspek: cognitive reappraisal dan expressive suppression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat regulasi emosi berada dalam kategori tinggi sebanyak 84%. Aspek-aspek regulasi emosi juga berada dalam kategori tinggi yaitu, cognitive reappraisal 78% dan expressive suppression 78%. Kesimpulan penelitian ini adalah regulasi emosi yang dimiliki siswa Angkatan 52 SPN Polda NTT pada Tingkat yang tinggi, serta saran dari penelitian ini diharapkan agar SPN Polda NTT dapat terus memaksimalkan program yang sudah berjalan guna meningkatkan dan mempertahankan kecerdasan regulasi emosi pada siswa untuk tetap berada di kategori tinggi.
Strategi Coping Stress pada Lansia di Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang Indri Tiera Khausalia Beeh; Luh Putu Ruliati; Shela C. Pello; Indra Yohanes Kiling
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6101

Abstract

Manusia semasa hidupnya akan mengalami sebuah proses yang tidak lepas dari adanya perkembangan maupun perubahan dalam kehidupan. Tahapan paling akhir semasa manusia menjalani proses kehidupannya yaitu lanjut usia (Lansia). Pada umumnya, lansia akan merasakan masa transisi dan akan mengalami kemunduran fisik dan psikologis secara bertahap, hal tersebut dapat menimbulkan stres pada lansia, gejala stres yang terlihat dapat berupa emosi labil, mudah tersinggung, kecewa, perasaan tidak bahagia, perasaan kehilangan dan sering muncul perasaan tidak berguna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan prosedur pengumpulan data partisipan menggunakan metode wawancara mendalam pada lima partisipan dengan menggunakan teknik penentuan informan Purposive Sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kelima lansia yang menjadi partispan dalam penelitian ini menggunakan dua jenis strategi coping stress yaitu problem focused coping dan emotion focused coping dengan berbagai bentuk bentuk strategi coping stress yang ada didalamnya diantaranyanya mencari dukungan dari orang terdekat, mencari solusi dari permasalahan dialami, mengalihkan stres ke aktivitas yang disukai dan melakukan pendekatan diri dengan Tuhan. Kelima partisipan menggunakan strategi coping stress dalam menghadapi permasalahan yang dialami di masa tua, sehingga stres yang dialami tidak berdampak negatif serta tidak menurunkan kualitas hidup lansia sehari-hari.