Istikomah
Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PERAN SUAMI SEBAGAI PENDAMPING PERSALINAN DI KECAMATAN PRINGSEWU BARAT Farah Faadhila; Istikomah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v15i2.3713

Abstract

Keterlibatan suami dalam mendampingi persalinan merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan maternitas yang berpusat pada perempuan (Women Centered Maternity Care) dan implementasi Respectful Maternity Care (RMC) untuk menciptakan pengalaman persalinan yang aman, nyaman, dan bermakna. Meskipun demikian, peran suami dalam mendampingi persalinan masih menunjukkan variasi di berbagai daerah, sehingga diperlukan informasi empiris mengenai kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran suami dalam mendampingi persalinan di Kecamatan Pringsewu Barat Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling pada lima Praktik Mandiri Bidan di Kecamatan Pringsewu Barat. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner peran suami yang terdiri atas 20 pernyataan dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peran suami berada pada kategori sedang sebanyak 20 responden (40,0%), diikuti kategori tinggi sebanyak 19 responden (38,0%), dan kategori rendah sebanyak 11 responden (22,0%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar suami telah berperan dalam mendampingi persalinan, meskipun masih terdapat suami yang belum menjalankan perannya secara optimal. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan terutama untuk memperkuat edukasi kepada pasangan serta meningkatkan implementasi pelayanan kebidanan yang mendukung keterlibatan suami sebagai pendamping persalinan.