Afriyana Amelya Nuryadin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Tujuan Organisasi, Tujuan Individu, Suasana Kerja, Pengakuan Dan Penghargaan Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Rumah Sakit Islam Faisal Makassar Afriyana Amelya Nuryadin
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tingkat keinginan pindah kerja (turnover intention) perawat berdampak serius bagi rumah sakityaitu lingkungan kerja tidak menyenangkan, gaji tidak cukup, beban kerja yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tujuan organisasi, tujuan individu, suasana kerja, pengakuan dan penghargaan terhadap motivasi kerja (turnover intention) perawat di Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 116 perawat dan jumlah sampel sebanyak 90 perawat. Data dianalisis dengan uji chi square menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian pada tujuan organisasi nilai p = 0,003, tujuan individu nilai p = 0,000, pada suasana kerja nilai p = 0,005 yang artinya ada pengaruh antara kepuasan kerja dengan keinginan pindah kerja (turnover intention), pada umur nilai p = 0,142, pada jenis kelamin nilai p = 0,199, pada masa kerja nilai p = 0,272, pada status perkawinan nilai p = 0,172, pada pendidikan terakhir nilai p = 0,703 dapat disimpulkan bahwa faktor individu (jenis kelamin, umur, masa kerja, status perkawinan, pendidikan terakhir) tidak berpengaruh terhadap keinginan pindah kerja (turnover intention) perawat di Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar. Motivasi kerjai nilai p = 0,537 yang artinya tidak ada pengaruh antara budaya organisasi dengan keinginan pindah kerja (turnover intention). Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar diharapkan tetap memperhatikan perawat yang memiliki beban kerja yang berlebihan, dan memperhatikan komitmen organisasi bagi semua perawat ataupun karyawan lainnya sehingga dapat mengurangi angka keinginan pindah kerja.