Lestari Anis Jayaningrat
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH H. PADJONGA KABUPATEN TAKALAR Dian Ekawaty; Lestari Anis Jayaningrat
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah rumah sakit merupakan suatu permasalahan yang sangat memperhatinkan dan menjadi permasalahan yang serius dan tidak bisa dianggap sepeleh. Pada saat wawancara rumah sakit umum daerah H. Padjonga Daeng Ngalle terdapat penumpukan limbah medis padat sebanyak 4 ton, dan masih kurangnya penerapan alat pelindung diri terhadap petugas limbah pada saat menangani limbah medis padat. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kab.Takalar Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dimana peneliti ingin menjabarkan informasi yang mendalam dari informan mengenai untuk mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kab.Takalar Tahun 2021 melalui wawancara mendalam dan observasi data sekunder. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pihak rumah sakit telah memiliki manajemen terkait sistem pengelolaan limbah medis padat seperti pemilahan dan pewadahan, pengumpulan dan penyimpanan, pemindahan, pengangkutan, pengolahan.Hasil penelitian menunjukkan pemilihan belum berjalan dengan optimal karena masih terjadinya percampuran antara limbah medis padat dengan limbah non medis, untuk sarana pada lokasi tempat pengumpulan sementara di sumber penghasilan harus dilengkapi pintu dan terkunci sihingga tidak bisa diakses oleh pihak yang tidak berkepentingan. Dengan demikian saran untuk hasil evaluasi bagi pihak rumah sakit yaitu rumah sakit harus lebih ketat dalam pengawasan pengelolaan limbah agar limbah tersebut tidak tercampur.