Perkembangan pariwisata memberikan peluang bagi tumbuhnya bisnis kreatif yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang dan tantangan pengembangan bisnis kreatif berbasis pariwisata di Pantai Layar Putih Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 16 informan yang terdiri atas pelaku UMKM, pengelola wisata, wisatawan, masyarakat lokal, dan pemerintah setempat. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang bisnis kreatif berkembang pada usaha kuliner, jasa parkir, jasa fotografi, penyewaan alat pancing, dan penjualan umpan. Peluang tersebut didukung oleh daya tarik panorama matahari terbenam, peningkatan infrastruktur, promosi melalui media sosial, dan partisipasi masyarakat. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi ketergantungan terhadap kondisi cuaca, pengelolaan sampah yang belum optimal, kemacetan pada waktu kunjungan tinggi, serta terbatasnya diversifikasi usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bisnis kreatif memerlukan sinergi antara pemerintah, pengelola destinasi, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) direkomendasikan sebagai strategi untuk memperkuat pengelolaan destinasi dan mendukung keberlanjutan bisnis kreatif berbasis pariwisata.