Maulida Nur Latifah
Institut Agama Islam Hasanuddin Pare, Kediri Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembiasaan Shalat Dhuha dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di MA Hasanuddin Pare Kediri Maulida Nur Latifah; Zuyyina Candra Kirana
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Al Karim Edisi September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan Shalat dhuha dan dampaknya dalam membentuk karakter religius siswa kelas X di MA Hasanuddin Pare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, bagian kesiswaan, dan siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Shalat dhuha dilaksanakan secara rutin setiap pagi dari pukul 07.00 hingga 07.30 WIB dan menjadi salah satu program wajib madrasah. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk menanamkan kebiasaan ibadah sunnah, tetapi juga untuk membentuk nilai- nilai religius dalam diri siswa seperti disiplin, tanggung jawab, keikhlasan, dan kesadaran spiritual. Shalat dhuha dijadikan sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif, didukung oleh keteladanan guru, pengawasan yang konsisten, serta lingkungan madrasah yang kondusif. Pembiasaan ini memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa, antara lain menjadi lebih sopan, tertib, tenang, dan lebih fokus dalam belajar. Faktor pendukung meliputi peran aktif guru, fasilitas yang memadai, kebijakan madrasah, keterlibatan orang tua, dan pemahaman siswa terhadap manfaat ibadah. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain kurangnya kesadaran pribadi siswa, keterlambatan datang ke sekolah, dan kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Meski demikian, pihak madrasah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi hambatan tersebut melalui motivasi, pembiasaan sejak dini, dan penyuluhan nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, pembiasaan Shalat dhuha di MA Hasanuddin Pare terbukti efektif dalam membentuk karakter religius siswa dan menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam