Hidayatul Munawwarah
Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENDUKUNG KEAKTIFAN BELAJAR BAGI SISWA KELAS RENDAH DI SD SWASTA AMALIYAH SUNGGAL Putri Roka Ismail; Jainatun Naimah; Hidayatul Munawwarah; Albi Anggito; Ayu Wulandari; Cindi Rosmawadah
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6429

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas rendah melalui sosialisasi pemanfaatan media puzzle pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Swasta Amaliyah Sunggal. Latar belakang kegiatan ini adalah masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif sehingga proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan berdampak pada rendahnya partisipasi aktif siswa. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik penggunaan media puzzle, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan guru dan siswa kelas I–III sebagai peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. Siswa menunjukkan peningkatan keberanian dalam bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, bekerja sama dalam kelompok, serta mengemukakan pendapat. Selain itu, guru memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam merancang serta memanfaatkan media puzzle sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan mudah diterapkan pada materi Pendidikan Pancasila. Dengan demikian, media puzzle dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif untuk mendukung peningkatan keaktifan belajar siswa sekaligus membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, kreatif, dan berpusat pada peserta didik.