Tiara Rajagukguk
Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT PADA JEMAAT GEREJA POUK MARANATHA HELVETIA MEDAN TAHUN 2026 Tiara Rajagukguk; Erlan Aritonang; Togar Siagian; Maria Olivia Damanik; Audyta Saragih
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6457

Abstract

Penyakit asam urat merupakan gangguan metabolik akibat penumpukan kristal urat di persendian yang dipicu oleh tingginya kadar asam urat dalam darah . Asam urat (uric acid) adalah produk sisa metabolisme (katabolisme) zat purin di dalam tubuh. Dalam kondisi normal, purin akan diproses di hati dan ginjal, kemudian disaring dan dibuang melalui urine dan sebagian kecil melalui tinja. Jika produksi berlebih atau ginjal gagal menyaringnya terjadi kadar asam urat tinggi dalam darah (hiperurisemia), yang dapat membentuk kristal di persendian menyebabkan gout. Peningkatan ini dipengaruhi oleh konsumsi makanan tinggi purin, faktor usia, jenis kelamin, serta aktivitas fisik. Pada umumnya seseorang yang terkena penyakit asam urat secara mendadak disertai dengan rasa nyeri di bagian sendi dan tulang. Tujuan kegiatan untuk mengetahui kadar asam urat dalam darah pada Jemaat Gereja POUK Maranatha Helvetia Medan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan dengan berkomunikasi kepada Pimpinan Gereja dan mempersiapkan alat untuk pemeriksaan. Waktu pelaksanaan di lakukan pada hari minggu tgl 28 Juni 2026 Pukul 10:00 wib – selesai. Metode pemeriksaan yang digunakan dengan metode POCT strip test menggunakan alat Easy Touch . Bahan pemeriksaan di ambil dari darah kapiler jemaat gereja. Dari hasil pemeriksaan yang di lakukan di dapat hasil asam urat abnormal dan ada normal. Kesimpulan dari kegiatan ini telah menunjukkan bahwa kerja sama antara pendidikan,gereja,masyarakat,dan pihak kesehatan sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Saran kepada jemaat yang hasil kadar asam urat yang abnormal dapat di pemeriksaan kesehatan lanjutan sepeti ke rumah sakit , menjaga pola makan dan hidup sehat.