Nur Laila
Universitas Pamulang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Slang pada Postingan di Platform Media Sosial X @Iwanfals Nur Laila; Muhammad Wildan
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan bahasa slang di platform media sosial X @iwanfals. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena penggunaan bahasa slang yang semakin marak di ruang digital, terutama pada media sosial yang memungkinkan interaksi bebas, cepat, dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan bahasa slang yang digunakan pada akun X Iwan Fals, dan mendeskripsikan fungsi bahasa slang yang digunakan di platform media sosial X @iwanfals. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan simak, teknik bebas libat cakap, dan catat dan dokumentasi. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa tulisan atau kata-kata, frasa maupun kalimat yang terdapat dalam akun X @iwanfals. Data di peroleh pada bulan oktober 2024 hingga Januari 2025 melalui media sosial X @iwanfals. Data yang diperoleh di analisis berdasarkan teori slang menurut Eric Patridge yang menjelaskan ragam bentuk slang, serta diperkuat dengan perspektif Hasriani mengenai fungsi slang dalam komunikasi digital. Hasil penelitian menujukkan bahwa bentuk slang yang ditemukan meliputi bentuk slang kata dasar, singkatan, pemendekkan, pembalikkan, bentuk dari bahasa asing dan bentuk plesetan. Bentuk dan fungsi slang tersebut di temukan 29 bentuk dan fungsi slang pada akun X @iwan fals. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa slang pada media sosial X Iwan Fals tidak hanya berperan sebagai variasi bahasa, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang signifikan dalam membangun interaksi, kedekatan, dan keakraban antara tokoh publik dengan masyarakat digital.