Vira Silviani
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Terpadu pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di SDN Banjarsari 5 Kota Serang Vira Silviani; Zerri Rahman Hakim; Reksa Adya Pribadi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8718

Abstract

Pembelajaran terpadu merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang diterapkan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada Kurikulum Merdeka. Melalui pembelajaran terpadu, peserta didik diharapkan mampu memahami berbagai konsep pembelajaran secara utuh serta mengaitkannya dengan pengalaman dan lingkungan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, guru perlu memahami dan melaksanakan pembelajaran terpadu secara optimal agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN Banjarsari 5 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPAS telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, dan asesmen yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran serta karakteristik peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, guru mengintegrasikan berbagai konsep IPAS melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada peserta didik. Adapun faktor pendukung implementasi pembelajaran terpadu meliputi kompetensi guru, dukungan sekolah, serta ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, keterbatasan waktu pembelajaran, dan variasi tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN Banjarsari 5 Kota Serang telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka.