Dea Okviar Egano Napitupulu
Fakultas Teknologi dan Bisnis, Program Studi Bisnis Digital, Universitas Putra Abadi Langkat

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pengembangan Aplikasi Mobile Dengan Fokus Pada Ux(Studi Kasus Penggunaan Tiktok Pada Generasi Z) Rizki Rindi Andika; Nandri Marsan Sitinjak; Dea Okviar Egano Napitupulu
Jurnal Transformasi Digital dalam Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen Vol. 1 No. 3 (2025): JULY: Jurnal Transformasi Digital dalam Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen
Publisher : Pusat Riset, Yayasan Cinta Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perusahaan untuk mengutamakan kualitas pengalaman pengguna (User Experience/UX) dalam pengembangan aplikasi mobile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan UX pada aplikasi TikTok sebagai studi kasus yang merepresentasikan kebutuhan dan preferensi generasi Z. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan observasi aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berhasil mengintegrasikan prinsip-prinsip UX secara optimal, meliputi navigasi intuitif, tampilan visual menarik, fitur interaktif, dan algoritma personalisasi konten. Strategi tersebut selaras dengan karakteristik generasi Z yang mengutamakan kecepatan, kreativitas, dan keterlibatan sosial. Selain menciptakan pengalaman yang menyenangkan, desain UX TikTok terbukti meningkatkan retensi pengguna, loyalitas aplikasi, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis platform. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UX bukan sekadar aspek teknis, melainkan strategi bisnis digital yang krusial. Implikasi dari temuan ini mendorong pengembang dan pelaku bisnis digital untuk menjadikan UX sebagai bagian integral dalam pengembangan produk berbasis mobile, khususnya yang menargetkan generasi muda.
Pentingnya Pengembangan Program Studi Bisnis Digital dalam Menjawab Tantangan Ekonomi Digital Rio Dwi Fikriyansah; Nandri Marsan Sitinjak; Dea Okviar Egano Napitupulu
Jurnal Transformasi Digital dalam Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen Vol. 1 No. 3 (2025): JULY: Jurnal Transformasi Digital dalam Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen
Publisher : Pusat Riset, Yayasan Cinta Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pengembangan Program Studi Bisnis Digital dalam merespons perubahan ekonomi berbasis teknologi. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana merancang program studi yang relevan dengan kebutuhan industri digital serta tantangan dalam pelaksanaannya di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, dokumen pendidikan tinggi, dan laporan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Studi Bisnis Digital memiliki potensi besar dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap transformasi digital, namun masih menghadapi kendala seperti kurangnya tenaga pengajar lintas disiplin dan keterbatasan fasilitas digital. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, dan sinergi antara perguruan tinggi dan industri sebagai strategi penguatan prodi ke depan.
Pengembangan Startup Berbasis E-Business: Studi Komparatif Model Lean Startup Dan Design Thinking Risky Rindi Andika; Siti Rafidah; Dea Okviar Egano Napitupulu; Ilhamsyah Siregar; Yusnandar
Jurnal Transformasi Digital dalam Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen Vol. 1 No. 3 (2025): JULY: Jurnal Transformasi Digital dalam Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen
Publisher : Pusat Riset, Yayasan Cinta Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menciptakan peluang besar dalam pengembangan startup berbasis e-business. Dua pendekatan populer dalam pengembangan startup adalah Lean Startup dan Design Thinking. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua model tersebut dalam konteks pengembangan startup digital, khususnya dari aspek kecepatan inovasi, efisiensi biaya, dan pengalaman pengguna. Melalui studi kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara semi-struktural terhadap lima startup digital di Indonesia, hasil penelitian menunjukkan bahwa Lean Startup unggul dalam efisiensi validasi pasar, sementara Design Thinking lebih menekankan pada pemahaman kebutuhan pengguna. Kombinasi keduanya dinilai mampu menghasilkan model pengembangan yang adaptif dan user-centric. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan e-business startup yang berkelanjutan.
Hubungan Penggunaan Media Digital E-Commerce Shoppe Dengan Perilaku Konsumtif Mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Universitas Putra Abadi Langkat Terry Gorganda M. Sirait; Dea Okviar Egano Napitupulu; Setia Sihombing
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan e-commerce telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk di kalangan mahasiswa. Shopee sebagai salah satu platform e-commerce yang populer menawarkan berbagai fitur promosi yang berpotensi memengaruhi perilaku konsumtif pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media digital e-commerce Shopee dengan perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Universitas Putra Abadi Langkat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert yang mengukur tingkat penggunaan media digital Shopee dan perilaku konsumtif mahasiswa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital Shopee sebagian besar berada pada kategori tinggi (40,0%), sedangkan perilaku konsumtif mahasiswa sebagian besar berada pada kategori sedang (43,3%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,753 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara penggunaan media digital e-commerce Shopee dengan perilaku konsumtif mahasiswa. Semakin tinggi penggunaan media digital Shopee, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku konsumtif mahasiswa.