Penggunaan pestisida yang tidak sesuai rekomendasi masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi petani dalam kegiatan budidaya tanaman. Praktik penggunaan dosis yang tidak tepat, pemilihan pestisida yang kurang sesuai dengan sasaran Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), serta rendahnya penggunaan alat pelindung diri (APD) berpotensi menurunkan efektivitas pengendalian OPT dan meningkatkan risiko terhadap kesehatan serta lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani mengenai penggunaan pestisida yang tepat melalui kegiatan Farmer Meeting yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Kayaku. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2026 di Desa Goasumur dan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro dengan melibatkan 15 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Materi edukasi mencakup identifikasi OPT, prinsip enam tepat penggunaan pestisida, penggunaan APD, serta pengenalan produk perlindungan tanaman seperti Kamikaze 371 EC dan Presulor 20/280 OD beserta dosis dan waktu aplikasi yang sesuai rekomendasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi. Petani memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemilihan pestisida berdasarkan sasaran pengendalian, penggunaan dosis yang tepat, waktu aplikasi yang sesuai, serta pentingnya keselamatan kerja saat aplikasi pestisida. Kegiatan Farmer Meeting terbukti menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung penerapan penggunaan pestisida yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan.