Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MOTIVASI PENDAKI PADA KEGIATAN OLAHRAGA REKREASI MOUNTAIN HIKING DI GUNUNG TALANG VIA BUKIK BULEK KABUPATEN SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT Retno Agustin; Haripah Lawanis; Hilmainur Syampurma; Wenny Sasmitha
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v7i1.7016

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas mountain hiking sebagai bentuk olahraga rekreasi, khususnya di Gunung Talang via Bukik Bulek Kabupaten Solok, namun penelitian mengenai motivasi pendaki di lokasi tersebut masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor dominan diantara intrinsik dan ekstrinsik yang mendorong pendaki melakukan aktivitas olahraga rekreasi mountain hiking. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh pendaki Gunung Talang via Bukik Bulek dan sampel sebanyak 34 responden berusia 17-25 tahun yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan 40 butir pernyataan menggunakan skala Likert lima tingkat, yang terbagi menjadi 20 butir motivasi intrinsik dan 20 butir motivasi ekstrinsik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan formula distribusi frekuensi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik memiliki rata-rata skor lebih tinggi (82,38) dibandingkan motivasi intrinsik (78,00), dengan indikator pengakuan (recognition) memperoleh skor tertinggi (40,76). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor eksternal seperti daya tarik destinasi, ajakan teman, keindahan panorama alam, pengaruh media sosial, serta pengalaman sosial lebih dominan dalam mendorong pendaki melakukan mountain hiking dibandingkan dorongan internal. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola kawasan pendakian untuk meningkatkan fasilitas, aksesibilitas, dan keamanan guna mendukung pengembangan olahraga rekreasi berbasis alam yang lebih terarah.