Adinda Ayu Hudiyana Zamil
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Konsep IPA Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament Berbantuan Media Ular Tangga pada Materi Unsur dan Senyawa Adinda Ayu Hudiyana Zamil; Laily Rosdiana
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8943

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep siswa yang menuntut adanya inovasi pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman konkret dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep dan respons siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan game ular tangga pada materi unsur dan senyawa. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental bentuk one group pretest-posttest dan dilakukan di SMP Muhammadiyah 2 Taman dengan sampel 28 siswa kelas VIII E. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest) dan angket, kemudian dianalisis menggunakan menggunakan analisis N-gain, uji normalitas, dan uji t berpasangan untuk pemahaman konsep serta menggunakan persentase untuk angket respons. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan nilai rata-rata pemahaman konsep mengalami kenaikan dari 45,18 menjadi 71,07 dengan perolehan nilai N-gain sebesar 0,47 yang termasuk dalam kategori sedang, serta hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (Sig. 2-tailed < 0,05). Respons angket siswa mendapatkan rata-rata sebesar 92,3% dengan kategori sangat baik.  Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif TGT dengan permainan ular tangga efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Sebagai rekomendasi, media ular tangga perlu dikembangkan melalui modifikasi mekanisme permainan yang bervariasi atau berbasis digital, peningkatan durabilitas fisik dengan bahan yang kuat, serta penguatan konten soal turnamen yang dikaitkan langsung dengan fenomena konkret di lingkungan siswa.