Penelitian studi ini untuk menjelaskan jenis-jenis tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang ada dalam novel Anak Semua Bangsa. Penelitian ini juga berfokus pada mengevaluasi pentingnya hasil analisis tersebut sebagai materi pembelajaran untuk keterampilan berbicara, khususnya dalam konteks wawancara di SMK N 1 Sawit Boyolali. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data berasal dari percakapan yang dilakukan oleh karakter dalam novel Anak Semua Bangsa yang meliputi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, membaca dengan teliti, dan mencatat informasi yang relevan, kemudian menganalisisnya dengan menggunakan teknik analisis isi. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa dalam karya sastra Anak Semua Bangsa terdapat beragam variasi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang diaplikasikan sesuai dengan konteks dialog antar karakter. Tindak tutur ilokusi menjadi yang paling sering muncul karena mencakup banyak tujuan seperti memberi instruksi, meminta, memberikan saran, dan mengemukakan pendapat. Hasil analisis ini dinilai tepat sebagai referensi dalam pengajaran keterampilan berbicara pada topik wawancara karena mampu menghadirkan contoh pemakaian bahasa yang komunikatif, sopan, serta sesuai dengan konteks dan maksud komunikasi. Penelitian menyimpulkan bahwa novel Anak Semua Bangsa menyimpan beragam tipe tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang dapat dieksplorasi melalui perspektif pragmatik. Temuan tersebut memiliki nilai relevansi yang baik sebagai sumber pembelajaran untuk keterampilan berbicara dalam materi wawancara di SMK N 1 Sawit Boyolali karena bisa membantu siswa memahami penggunaan bahasa secara efisien, tepat, dan sesuai dengan konteks dalam komunikasi.