Tegar Laksmono Rosulli
Program Studi Pendidikan, Dokter Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI POSYANDU CISARUA KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Terza Aflika Happy; Linda Septiani; Maria Mater Dirinae Graciae Kota; Khansa Rahmadhiyaul Aulia; Tegar Laksmono Rosulli; Andohar Pindo Osmarcello Saragih; Davina Nathania Putri; Talitha Riqueza Ihram; Haidar Aleef Dryaryandra Devaghifari; Sherly Fiorentina; Najmarinu Amanda Putri Soelistyono; Kezia Ami Karunia Pandiangan; Aura Melanisa Prameswari
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3936

Abstract

Pemilihan metode kontrasepsi merupakan hal penting bagi calon pengguna alat kontrasepsi. Tujuan penggunaan kontrasepsi terutama untuk menjarangkan atau membatasi kehamilan. Kepadatan penduduk merupakan masalah yang penting bagi negara berkembang. Sumber data yang dirilis oleh Population Division, Department of Economics and Social Problems, United Nations, diperkirakan jumlah penduduk dunia pada tahun 2030 akan mencapai 8,5 miliar jiwa. Kepadatan penduduk yang tidak segera mendapatkan penanganan, akan menyebabkan terjadinya ledakan jumlah penduduk yang pada akhirnya mengakibatkan beberapa kemungkinan permasalah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemilihan metode kontrasepsi yang tepat melalui pemberian edukasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah 30 wanita usia subur di Posyandu Cisarua Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pre test dari 63.46% peserta yang menjawab dengan benar menjadi 84.35 % peserta yang menjawab dengan benar saat post test. Keberhasilan tersebut mencerminkan adanya perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi diberikan.