Ahmad Haidar Zamiluz Zamam
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Media Sosial Dalam Diseminasi Informasi Haji (Studi Pada Kementerian Haji dan Umroh Kota Surabaya) Syaifudin Zuhri; Royan Umar Faruk; Ahmad Haidar Zamiluz Zamam
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7939

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola komunikasi publik, termasuk dalam penyampaian informasi pelayanan haji kepada masyarakat. Media sosial menjadi salah satu instrumen penting bagi lembaga pemerintah untuk mempercepat penyebaran informasi, meningkatkan aksesibilitas, serta membangun komunikasi interaktif dengan masyarakat. Namun, pengelolaan media sosial dalam diseminasi informasi haji masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kebutuhan inovasi konten, dan penyebaran informasi yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan media sosial dalam diseminasi informasi haji pada Kementerian Haji dan Umrah Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan media sosial dilakukan melalui perencanaan konten, pemilihan platform yang sesuai dengan karakteristik audiens, penyajian informasi edukatif melalui konten visual, serta peningkatan interaksi dengan masyarakat. Pemanfaatan Instagram, Facebook, YouTube, WhatsApp, dan website resmi mampu memperluas jangkauan informasi serta meningkatkan efektivitas komunikasi publik. Kesimpulannya, pengelolaan media sosial yang terencana dan adaptif berperan penting dalam meningkatkan kualitas diseminasi informasi haji, meskipun masih diperlukan penguatan kompetensi sumber daya manusia dan inovasi komunikasi digital.