Ulfa Zuhaida Lubis
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Penyakit Ginjal dengan Pola Hidup Sehat Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa di SMP Negeri 1 Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang : Pengabdian Irfan Sazali Nasution; Fitriya Ramadani; Ainun Jariyah; Nurul Amalia; Ulfa Zuhaida Lubis; Nezza Syaira P; Reghyna Makruf Nasution; Azmi Muammar Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7001

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang kasusnya terus meningkat secara signifikan di Indonesia, sehingga upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan sejak dini menjadi sangat penting. Remaja merupakan kelompok sasaran strategis karena kebiasaan hidup yang terbentuk pada usia ini cenderung bertahan hingga dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengevaluasi pengetahuan siswa mengenai pencegahan penyakit ginjal melalui penerapan pola hidup sehat setelah diberikan penyuluhan kesehatan di SMP Negeri 1 Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pre-experimental dengan desain one-group pre-test–post-test dan melibatkan 26 siswa kelas VIII-II yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi dilaksanakan pada tanggal 4 April 2025 melalui penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah interaktif berbantuan media PowerPoint, yang dipadukan dengan kegiatan ice breaking dan kuis berhadiah sebagai penguatan materi. Instrumen evaluasi berupa kuesioner terstruktur yang terdiri atas 10 butir pertanyaan pilihan ganda yang mencakup fungsi ginjal, pengertian penyakit ginjal kronik, faktor risiko, gejala klinis, serta upaya pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna, yaitu rata-rata skor pre-test sebesar 87,69 meningkat menjadi 98,08 pada post-test dengan selisih peningkatan sebesar 10,39 poin (10,4%). Sebanyak 20 dari 26 siswa (76,9%) memperoleh nilai sempurna (100) setelah mengikuti penyuluhan, dan tidak terdapat peserta yang memperoleh nilai di bawah 90 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan melalui metode ceramah interaktif yang didukung media PowerPoint, ice breaking, dan kuis edukatif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ginjal pada remaja. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan kesehatan berbasis sekolah direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan diintegrasikan ke dalam program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai salah satu upaya promotif dan preventif dalam mencegah penyakit ginjal kronik sejak usia remaja.